The first row is for desktop, and second row is for Tab and Mobile.
You can right click on this text and use Navigator for easy editing. This text message is hidden on all screens using Advanced/responsive tab on left.

Categories

Our Blog

Meningkatkan Aspek Sumber Daya Manusia Dengan Pendidikan Karakter Dalam Sekolah

Pendidikan berkarakter perlu untuk diperkuat di tengah pesatnya arus informasi pada era yang digital. Penguatan pendidikan perlu dimulai dari tingkat dasar, Juga demikian ditegaskan oleh Direktur Sekolah Dasar, Kemendikbud Ristek yaitu, Dra. Sri Wahyuni, M.Pd dalam seminar sehari pendidikan karakter Tahun 2021 yang telah diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi pada, Selasa, 16 November 2021.

Demikian untuk itu bahwa untuk melakukan pembangunan sumber daya manusia ( SDM ) sebagai salah satu fondasi pembangunan bangsa yang menuju generasi ke generasi selanjutnya. Dengan perihal akan hal itu Indonesia telah dibekali keterampilan sebagai perisai untuk menghadapi dalam kondisi degradasi moral, etika, dan budi pekerti.

Untuk mewujudkan generasi selanjutnya maka dibentuklah adanya Penguatan Pendidikan Karakter ( PPK ). Yaitu sebuah gerakan pendidikan di sekolah yang bertujuan untuk memperkuat karakter dalam diri siswa melalui harmonisasi olah hati yang ( etik ), olah rasa ( estetik ), olah pikir yaitu ( literasi ), dan juga olahraga ( kinestetik ). Dengan bekerja sama dengan antar sekolah ataupun keluarga dan masyarakat yang juga merupakan bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental ( GNRM ).

Tujuan adanya Penguatan Pendidikan Karakter adalah membangun dan membekali peserta didik sebagai generasi emas bagi Indonesia dengan  jiwa Pancasila dan karakter yang baik guna untuk menghadapi perubahan dinamika di masa depan. Selain itu untuk mengembangkan platform pendidikan nasional yang juga meletakkan pendidikan karakter sebagai salah satu jiwa utama dalam penyelenggaraan pendidikan tersebut lewat dalam jalur formal, non formal, dan informal sebagaimana juga memperhatikan keragaman budaya Indonesia tersebut.

Tujuan dalam Penguatan Pendidikan Karakter adalah untuk merevitalisasi potensi dan kompetensi pendidik serta tenaga didik, masyarakat ,dan lingkungan keluarga. Dalam pengembangan nilai-nilai karakter juga harus diterapkan kepada peserta didik diantaranya yaitu religius, jujur, toleran, disiplin, mampu bekerja sama, kreatif,bertanggung jawab, mandiri semangat kebangsaan, demokrasi, cinta damai, komunikatif, bekerja keras, peduli lingkungan, rasa ingin tahu yang tinggi, peduli sosial, dan terutama cinta Tanah Air. Ini adalah hal yang sangat relevan terhadap dengan Profil Pelajar Pancasila.

Dalam melakukan revolusi karakter bangsa yang harus dilakukan beberapa upaya yaitu, diantaranya :

1.       Membangun Pendidikan kewarganegaraan yaitu ( sejarah pembentukan bangsa, nilai nilai yang patriotisme dan cinta Tanah Air, serta semangat bela negara dan budi pekerti ).

2.       Penataan kembali terhadap kurikulum pendidikan nasional.

3.       Mengevaluasi model dalam penyeragaman sistem pendidikan nasional.

4.       Jaminan akan hidup yang memadai bagi guru guru yang khususnya di daerah terpencil.

5.       Memperbesar akses dalam warga yang miskin untuk mendapatkan pendidikan.

Dengan menumbuhkan pendidikan karakter pada sejak dini anak-anak juga merupakan tunas Pancasila, dengan itu bisa menjadikan dorongan kuat untuk menumbuhkan Profil Pelajar Pancasila. Sehingga dengan itu anak-anak indonesia  akan tumbuh menjadi generasi yang unggul dan berdaya saing akan global.

Ada 3 ruang lingkup yang bisa untuk penyelenggaraan Penguatan Pendidikan Karakter ( PPK ) yaitu:

1.       PPK pada satuan pendidikan lewat jalur pendidikan formal.

2.       Kemudian PPK satuan pendidikan jalur non formal.

3.       PPK satuan pendidikan yang menggunakan jalur pendidikan informal.

Prinsip yang penyelenggaraannya berorientasi terhadap berkembangnya potensi peserta didik dengan secara menyeluruh, terpadu, keteladanannya merupakan juga penerapan pendidikan yang berkarakter kepada masing-masing lingkungan pendidikan, dan serta dapat berlangsung melalui pembiasaan sepanjang waktu dalam kehidupan sehari –hari.

Dalam membagun generasi emas selanjutnya membutuhkan beberapa ketrampilan yang juga dibutuhkan setiap siswa. Yaitu siswa harus dibekali dengan kualitas karakter yang tinggi agar siswa dapat beradaptasi dengan lingkungan yang dinamis. Kualitas karakter yang ini harus melingkupi religius, nasionalis, integritas, toleransi, kreatif, gotong royong , mandiri serta peduli akan lingkungan sekitar.

Selanjutnya siswa juga harus dibekali dengan literasi dasar sebagaimana yaitu siswa mampu menerapkan beberapa keterampilan dasar di sehari harinya. Bisa juga dengan literasi baca tulis, literasi sains, literasi berhitung, literasi informasi dan komunikasi,  serta literasi budaya dan kewarganegaraan.

Siswa juga harus di bekali dengan kompetensi yang sebagaimana bisa memecahkan masalah-masalah yang kompleks. Yaitu artinya siswa mampu berpikir dengan kreatif, kritis, berkomunikasi, serta mampu untuk menjalin kolaborasi dengan lainnya.

Terakhir yaitu anak-anak sejak dini harus ditanamkan pelajaran tentang keagamaan supaya dari hal hal yang sederhana anak dapat menjadikan pedoman dalam hidupnya. Yaitu dengan membimbing beribadah dengan baik dan bagaimana caranya, serta tindakan-tindakan sebagaimana yang baik dan yang buruk.

Semoga dengan adanya ini dapat memberikan dampak yang luar biasa bagi setiap masyarakat, di khususkan bagi kota-kota terpencil.

Post A Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Recent News

Gallery

Tag

Subscribe